PGP-1-Kota Ambon-Cynthia Herce Mekel, S.Pd.-1.1-Aksi Nyata

 

 

Kreatif dalam Pembelajaran

 

 

A. Latar Belakang

Filosofi pemikiran KI Hajar Dewantara yang secara sederhana sesungguhnya memiliki perbedaan yang jauh dari pola pikir dan tindakan yang kita lakukan selama proses pembelajaran. Dalam tujuannya “Menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat ” mengisyaratkan pada kita sebagai pendidik untuk mampu membantu anak didik menggali segala potensi yang dimiliki sesuai kodratnya.

TRI LOGI Pendidikan “Ing Ngarsa sung Tulada, Ing madya mangun Karsa, Tut Wuri Handayani” menjadi dasar tugas tanggung jawab kita sebagai pendidik, penuntun, pembimbing. Dan Budi pekerti, watak dan karakter yang ditekankan KHD merupakan point utama tugas pendidik untuk memadukannya dalam gerak, pikiran, perasaan dan kehendak atau kemauan yang menimbulkan tenaga atau yang dikenal dengan Cipta (kognitif), Karsa (afektif), Karya (psikomotor) yang terwujud dalam Profil Pelajarar Pancasila.

Salah satu profil Pelajar Pancasila yaitu kreatif. Anak didik dituntun untuk menunjukkan kreativitasnya. Sebenarnya, mereka terlahir dengan nilai kreatif yang ada pada diri masing-masing. Namun, yang menjadi persoalan tidak ditampilkannya nilai tersebut ada pada kita, guru, termasuk saya sendiri. Kita seringkali atau bahkan selalu tidak memberi ruang yang luas bagi anak didik untuk menunjukkan kreativitas dalam belajar. Sempit sekali ruang gerak anak didik untuk berkreasi karena sebuah pola pikir yang belum searah dengan pemikiran KHD. Akibatnya, anak-anak tidak berani menunjukkan bentuk kreativitas diri dan hanya mengikuti apa yang diperintahkan oleh guru bukan dalam kreasi diri sendiri.

Hal itu yang harus diubah. Terutama bagi saya sendiri yang seringkali menetapkan langsung bagaimana dan apa yang harus dilakukan dan sedikit tidak menerima jika apa yang dibuat siswa tidak sesuai dengan yang saya arahkan. Pola pikir dan tindak kita secara perlahan harus diubah dengan memberikan ruang yang bebas, ruang merdeka bagi mereka untuk berkreasi dalam bentuk kreativitas yang sesuai dengan potensi diri mereka. Tinggal kita tuntun dan bimbing mereka, agar bentuk dan nilai kreativitas mereka searah dengan nilai-nilai kehidupan yang baik yang menunjukkan karakter diri mereka sendiri.

 

B. Deskripsi Aksi Nyata

   Dalam rangka mengubah pola pikir yang belum searah dengan pemikiran KHD yang lebih diwujudkan dalam profil Pelajar Pancasila yaitu profil kreatif, maka saya berusaha untuk meyelaraskan pola pikir saya dengan memberi ruang yang lebih luas pada anak didik untuk berkreativitas. Sebagai langkah awal, saya berdiskusi dengan teman-teman CGP yang lain untuk mendapatkan berbagai masukan terkait apa yang harus saya lakukan dalam proses mewujudkan anak didik atau siswa yang kreatif. Setelah itu, saya mencoba proses uji coba terkait materi yang sedang saya ajarkan tentang Mengonstruksi sebuah teks anekdot. Maka saya pun melakukan uji coba secara mendadak dengan salah satu kelas yang saat itu sedang berlangsung materi tersebut. Dan berjalan dengan lancar dimana mereka bisa menampilkan karya anekdot mereka. Kemudian, saya pun menetapkan satu kelas sampel lain yang berbeda materi. Dan pada pertemuan yang ditetapkan sesuai jadual, saya pun berusaha memberi ruang yang luas bagi anak didik untuk menampilkan bentuk kreativitas mereka dan berjalan dengan lancar. Namun, itu bukan sesuatu yang cukup. Setelah pertemuan pertama, saya pun meninjau kembali apa yang sudah dilakukan dan berkeinginan untuk melanjutkan ke pertemuan selanjutnya. Dan semuanya pun berjalan dengan lancar. Anak didik pun sangat senang dengan proses yang terjadi, dimana mereka bisa berkreasi sesuai dengan potensi diri mereka.

 

C. Hasil dari Aksi Nyata yang Dilakukan

Hasil yang diperoleh dari memberikan ruang kreativitas bagi siswa dalam belajar antara lain :

v Saya dapat memberikan kembali rasa percaya diri mereka untuk menciptakan nilai dan bentuk kreativitas terbukti dengan semangat untuk mereka dalam proses belajar dengan penyajian tugas maupun presentasi yang kreatif.

v Ruang kreativitas yang saya berikan sangat dimanfaatkan dengan baik oleh mereka, terbukti dengan begitu banyak model kreatif yang diwujudkan sesuai dengan materi yang diajarkan yaitu terciptanya komik dari cerita anekdot, penggunaan Powerpoint dalam presentasi tugas, Video yang berisi cerpen.

v Proses pembelajaran menjadi semakin menarik dan menyenangkan baik untuk diri saya maupun anak didik.

v Terciptanya saling menyemangati dan membantu satu dengan yang lain.

 

D. Pembelajaran yang Didapat dari Pelaksanaan (Kegagalan maupun keberhasilan)

Pembelajaran yang saya dapati dari pelaksanaan aksi nyata ini bahwasanya saya merasa sangat senang dan bangga melihat antusianya mereka saling menampilkan potensi diri dalam kreativitas. Semangat yang tinggi semakin membuat saya merasakan bahwa mereka membutuhkan ruang untuk menunujukkan potensi kreativitas diri mereka. Walau memang masih ada siswa yang belum serius dan mau untuk menampilkan sisi lebih mereka dengan berbagai kendala, mulai dari jaringan, tidak ada aplikasi, dan ada juga yang masih acuh dan malas.

 

E. Rencana Perbaikan untuk pelaksanaan di Masa Mendatang

     Rencana perbaikan untuk pelaksanaan di masa mendatang, saya akan menjalin kerjasama dengan teman sejawat baik itu para guru, walikelas, Guru BK dan juga orang tua dalam menyemangati dan mendukung potensi anak tersebut. Saya akan semakin memberi ruang yang lebih luas lagi untuk mereka dapat menampilkan bentuk kreativitas yang sesuai dengan potensi mereka.

 

Lampiran

Dokumentasi Proses dan Hasil Pelaksanaan

1. Diskusi dan share bersama teman CGP (4-11-2020)


2. Ujicoba dengan materi Anekdot yang sementara dijalankan. (5 & 6- 11- 2020)



 1. PBM Daring (12 & 19 - 11- 2020)


        



                    Anak-anak presentasi dengan power point

                    


 


  


                    Hasil anak-anak membuat video cerita Hikayat ke cerpen


                    
                    Testimoni Siswa tentang pembelajaran kreatif
                    



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini