PENGEMBANGAN TANAMAN HIDROPONIK SEKOLAH

 

A. Latar Belakang Program

             Bagaimana cara meningkatkan  kesadaran peserta didik dalam menjaga kelestarian dan                          keseimbangan lingkungan hidup.

           Bagaimana cara meningkatkan ketrampilan peserta didik untuk memaksimalkan lahan terbatas               dengan teknik hidroponik.

Melatih peserta didik untuk

· Mampu berkreatifitas menggunakan aset yang dimiliki

· Menggunakan kekuatan atau potensi komunitas untuk mencapai sebuah tujuan

· Memiliki karakterkepemimpinan dan kewirausahaan

· Bertanggung jawab, kolaborasi, komunikasi

 

B. Deskripsi Program (Tujuan, Langkah-langkah)

           Tujuan Program

Peserta didik memiliki jiwa wirausaha.

Peduli dan cinta lingkungan

Kerja keras

Mandiri

Bertanggungjawab terhadap lingkungan

Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk dapat mengembangkan diri.

Kepala sekolah memberikan motivasi bagi peserta didik untuk memiliki sikap bertanggungjawab dan peduli terhadap lingkungan.

Memberikan kepercayaan terhadap langkah perbaikan serta pengembangan Guru dan peserta didik.

Memberikan dukungan penuh dalam pengembangan ketrampilan serta pengetahuan peserta didik.

 

            Langkah-langkah

Sebagai langkah awal CGP membentuk TIM Hidroponik yang terdiri dari peserta didik kelas X dan XI.

Tim yang terbentuk memilik ketua, sekretaris, bendahara dan seksi-seksi, yaitu seksi perlengkapan, pemasaran dan dokumentasi.

Selanjutnya Tim membuat jadwal untuk mulai melakukan program.

 Persiapan awal sediakan bahan-bahan sebagai berikut :

- Rockwool

- Air Bersih

- Benih

- Nutrisi Hidroponik


Proses selanjutnya yaitu :

- Potong kotak rockwool minimal sebesar 1.5 x 1.5 cm

- Rendam sebentar dlm air bersih supaya basah atau bisa juga di semprot dengan sprayer

- Jejerkan rockwool di wadah dan lubangi untuk benih bisa pakai tusuk

- Semai benih pakai tusuk gigi biar nempel satu persatu

- Setelah semua benih disemai, tutupi dengna plastik hitam

- Setelah biji mulai pecah buka tutup hitamnya, dan kenalkan dengan matahari. Jangan sampai terlambat, karena dapat menyebabkan etiolasi.

- Jika rockwool kering, disemprot air bersih lagi sehingga rockwool selalu lembab

- Kemudian kecambah akan tumbuh daun setelah beberapa hari, semaian belum perlu dikasih nutrisi

- Saat daun sejati tumbuh atau kira-kira 5 cm baru mulai dikasih nutrisi, dengan perbandingan 5 ml stock A dan 5 ml Stok B dan dilarutkan dengan air bersih sebanyak 1 liter. Kemudian pindahkan ke pot atau ke wadah lainnya (netpot, gelas plastik, dll).

 

       C. Hasil Program

                    DATA PELAKSANAAN HIDROPONIK

                    Tim hidroponik SMA N 2 AMBON, telah melaksanakan kegiatan hidroponik dan berikut ialah data                             yang kami kumpulkan selama 1 minggu kegiatan kami.

1. Kami melakukan menyemaian benih pada tanggal 18/06/21. Pada saat melakukan penyemaian tanaman yang kami dapat semai itu sebanyak 90 buah rockwool, dan kami membaginya kedalam tiga wadah.

2.  Biji tanaman mulai pecah pada tanggal 21/06/21, setelah itu kami mulai mengenalkan tanaman pada Matahari, pada saat itu tanaman kami baru memiliki 1 helai daun. Dan setelah di lihat ternyata tidak semua tanaman itu bijinya telah pecah, pada:

Wadah 1   

- Total Rockwool = 25 buah

-  Yang Tumbuh = 15 buah

- Rusak = 10 buah

Wadah 2

- Total Rockwool = 21 buah

- Yang tumbuh = 19 buah

- Rusak = 2 buah

Wadah 3

- Total Rockwool = 45 buah

- Yang tumbuh = 25 buah

- Rusak = 20 buah

              Setelah itu kami juga kembali untuk melakukan pengecekan pada tanggal  25/06/21, di hari inilah kami                 sudah memindahkan tanaman dari wadah ke tempat hidroponik ( sistem NFT ), dan juga tanaman kami                 sudah muncul 2-4 helai daun. Namum setelah pengecekan pada tanggal ini, kami mengetahui bahwa                     pemberian Nutrisi jangan berlebih karena jika berlebih maka sayur akan terasa pahit, selain itu jika                        nutrisinya tidak sesuai maka pertumbuhan tanaman akan terhambat. Sehingga perkiraan kami, kami                       sudah bisa melakukan proses panen. 35 hari kemudian yaitu pada bulan Agustus awal.

    D. Pembelajaran yang Diperoleh

1. Dengan memberikan kepercayaan kepada peserta didik untuk terlibat secara langsung dalam program, maka dengan sendirinya kita akan melihat bagaimana peserta didik menunjukkan kreativitas mereka, semangat dan rasa tanggung jawab yang besar

2. Tanaman hidroponik ternyata gampang susah, manajemen risiko wajib diketahui untuk menghindari terjadinya gagal panen.

3. Kemungkinan tidak naik karena kelebihan nutrisi dan PH berubah /tinggi Terlalu banyak nutrisi mengakibatkan sayur pahit

 

    E. Rencana Perbaikan

       Untuk ke depannya perlu adanya alat untuk mengukur PH air sehingga kita bisa terus memantau             PH air, supaya PH air selalu stabil

   Dalam proses semai bibit yang akan disemai harus disesuaikan dengan jumlah wadah tempat                  meletakan anakan sayur dengan mempertimbangkan manajemen risiko di mana 10% bibit mati atau     cacat dan tidak tumbuh saat disemai.


F.  Dokumentasi Foto

1. Pemilihan Tim Hidroponik dan penyusunan jadwal


2.  Perlengkapan

 


          3. Proses Penyemaian

            

                                                                                                                                       


            4. Hari 1 Pengecekan
        


            5. Hari 2 Pengecekan
            
          
         
         

         

           Peristiwa

Apa program yang dibuat?

Program pengembangan tanaman Hidroponik

Apakah ada perubahan rencana dalam menjalankan program tersebut?

Tidak ada perubahan rencana karena program dibuat berdasarkan aset yang dimiliki oleh sekolah

Apakah terdapat tantangan atau kesulitan dalam menjalankan program tersebut?

Terdapat tantangan yaitu cuaca kota Ambon yang tidak menentu, sering kali hujan, tetapi jika tidak hujan cuacanya sangat terik. Hal ini membuat beberapa anakan sayur layu dan mati

Apa hasilnya dari program tersebut?

Melatih peserta didik untuk

· Mampu berkreatifitas menggunakan aset yang dimiliki

· Menggunakan kekuatan atau potensi komunitas untuk mencapai sebuah tujuan

· Memiliki karakterkepemimpinan dan kewirausahaan

· Bertanggung jawab, kolaborasi, komunikasi

 

Perasaan

Apa yang dirasakan saat membuat rancangan program tersebut?

Saya merasa bersemangat karena program yang dirancang adalah program yang diangkat berdasarkan aset yang dimiliki oleh sekolah dan juga karena program ini berdampak pada peserta didik dengan melibatkan peserta didik dalam proses hingga hasil akhir

Apa yang dirasakan saat menjalankan rancangan program tersebut?

Bangga dengan peserta didik yang merupakan TIM hidropinik sekolah yang sejak dibentuk, bekerja dengan giat dan penuh semangat

Apa yang dirasakan saat program berhasil atau kurang berhasil?

Saat ini program masih dalam proses pelaksanaan, tanaman hidroponik pun masih perlu 2-3 minggu untuk bisa dipanen, tetapi sejauh ini saya merasa senang dengan apa yang telah kami capai. Memang dalam prosesnya ada beberapa bibit yang mati, ada beberapa anakan yang layu dan mati, tetapi hal tersebut tidak menurunkan semangat kami untuk tetap maju.

Pembelajaran

Apa yang dipelajari dalam menerapkan program ini?

Mengembangkan tanaman hidroponik ternyata mengajarkan kepada kita banyak hal, apalagi jika kita melibatkan peserta didik di dalamnya. Beberapa pelajaran yang diambil:

1. Dengan memberikan kepercayaan kepada peserta didik untuk terlibat secara langsung dalam program, maka dengan sendirinya kita akan melihat bagaimana peserta didik menunjukan kreatifitas mereka, semangat dan rasa tanggung jawab yang besar

2. Tanaman hidroponik ternyata gampang susah, manajemen resiko wajib diketahui untuk menghindari terjadinya gagal panen.

3. Kemungkinan tidak naik krna kelebihan nutrisi dan ph berubah /tinggi Terlalu bnyk nutrisi mengakibatkan sayur pahit

 

Apa kunci pentingnya agar program yang Bapak Ibu kerjakan berhasil?

Menggunakan aset yang dimiliki

Melibatkan peserta didik secara langsung

Berdampak pada pembentukan karakter peserta didik

 

Penerapan

Apa yang perlu diperbaiki jika ingin mengerjakan program baru?

Sebuah Program haruslah didasrakan pada aset yang dimiliki, dan haruslah berdampak pada peserta didik untuk membentuk karakter seorang pelajar pancasila

Manajemen resiko wajib diperhatikan karena merupakan hal yang penting dalam menjalankan sebuah program sehingga menekankan kerugian bahkan mungkin meniadakan kerugian tersebut

Apa saran yang dapat dibagikan kepada rekan guru dalam mengaplikasikan program yang serupa?

Untuk kedepannya perlu adanya alat untuk mengukur PH air sehingga kita bisa terus memantau PH air, supaya PH air selalu stabil

Dalam proses semai bibit yang akan disemai harus disesuaikan dengan jumlah wadah tempat meletakan anakan sayur dengan mempertimbangkan majemen resiko dimana 10% bibit mati atau cacat dan tidak tumbuh saat disemai 














 



Komentar

Postingan populer dari blog ini